selamat datang, salam kenal :)

Jumat, April 08, 2016

Namanya "Unek-Unek"

Kualitas itu bentuknya seperti apa?


Sesuatu yang abstrak memang akan selalu banyak menghadirkan berbagai macam persepsi. Karena tidak kelihatan jelas bentuknya seperti apa maka jadilah pandangan-pandangan individual yang dipakai untuk menterjemahkan seperti apa kualitas itu. Kata yang satu, "kualitas itu kemampuan", yang satunya lagi bilang,"kualitas itu sikap". Dan banyak satu satu lainnnya dengan satu dua pendapat berbeda.

Terlepas dari itu di sini kita berpikir lagi masalah kepentingan individual dengan kepentingan kelompok yang selalu berbenturan. Terlalu banyak tenggang rasa itu tidak baik, ya? Tapi di sekolah dasar dulu kita sudah didoktrin untuk selalu bertenggang rasa. Jengkel rasanya ketika hidup ini sudah termakan begitu banyak permohonan pemakluman. Tak bisa marah saya jelas karena sebagai manusia pun saya tentu minta dimaklumi juga ketika sedang memang ada saatnya untuk dimaklumi.

Seharusnya ada pengorbanan. Loh saya pikir saya berkorban begitu banyak, tampaknya tak ada gubrisan. Lagipula itu hanya pikiran saya. Mungkin saya hanya berkorban perasaan, siapa yang bisa melihat? Fisik saya tetap utuh dan sehat tak terlihat seperti ada satupun bagian yang terpenggal untuk pernah dikorbankan. Selama tak terlihat perubahan itu maka artinya tak ada pengorbanan bagi orang-orang sekitar. Tak muluk-muluk lah saya memang hanya manusia yang meminta diperhatikan. Tak muluk juga orang-orang sekitar saya juga meminta diperhatikan. Ketika kita sama-sama meminta, lalu siapa yang menjadi tokoh pemberi?

Lemah sekali kondisi saya duduk di singgasana ini. Singgasana mewah, namun udara sedang tercemar begitu banyak polusi. Lantai licin memaksa saya berjalan pelan agar tak terpeleset untuk beberapa hal dan keperluan.

Tak akan begitu sulit jika semuanya sejalur.

Tapi jika kesulitan ini begini adanya, maka saya ikhlaskan. 

Tidak ada komentar: