selamat datang, salam kenal :)

Selasa, April 05, 2016

Kembali Jatuh

Bantal guling yang sudah tahunan kering dan berdebu, kini kembali basah. Musababnya masih sama dan masih klasik. Masalah hati lagi.

Menyukai dalam diam, bagi si introvert ini, sangatlah melegakan. Hatinya tak kosong dan ia tak perlu bertanggung jawab akan apapun. Tak perlu mengkhawatirkan apapun. Tak perlu menyakiti dan disakiti. Mencapai hitungan tahun rasa itu tetap sama bahkan semakin manis. Lezat dan indah dalam mengalir begitu saja. Ia tak menunggu apapun karena hatinya cukup puas dengan hanya menikmat. 

Hingga tiba satu saat dimana hatinya kepergok.

Bahagia? Sang ekstrovert membelai hatinya yang tertangkap basah dengan lembut. Membuatnya tak mampu berkutik dan saat itu ia merasakan bahagia yang luar biasa. Cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Mereka saling bermadu kasih dengan saling menyayangi.

Namun bagai duri dalam daging. Dari awal kami sudah tahu bahwa ini semua salah. Ada hati lain yang akan tersakiti, hati yang memiliki lebih dahulu. Mungkinkah ada dua hati? Mungkinkah membagi hati? Maka bergejolaklah antara logika dan perasaan. Awalnya kami masih menutup mata menutup telinga. Kemudian mengakui diri sebagai seorang penjahat. Meyakinkan diri bahwa takkan ada yang tahu.

Tapi tentu semua tak bertahan lama. Logika ini benar-benar menentang. Kembali ia hancurkan si lembut perasaan. Hingga pecah berkeping, hingga mencair menjadi air mata. Berjatuhan kembali di bantal guling yang telah tahunan kering dan berdebu.

Tidak ada komentar: