selamat datang, salam kenal :)

Selasa, Januari 25, 2011

8 x 3 = 23!

Kepalaku merinyut habis ulangan Biologi tadi pagi. Mm.. mungkin bukan karena ulangannya, tapi karena aku kurang tidur tadi malam. Ditambah lagi kemarin aku kehujanan, trus sorenya kebanyakan makan eskrim, jadilah sekarang hidungku semi mampet. =,=

Istirahat siang sekolah, aku ngeloyor ke perpustakaan, melampiaskan diri dengan meminjam sebuah buku berjudul Conspiracy Agent – Michael Firewall. Semoga bukunya seru (sampai sekarang masih belum kubaca).






















Lalu pulang sekolah aku mampir ke perpustakaan kota. Di sana kutemukan sebuah buku berjudul ‘Bertambah Bijak Setiap Hari! 8 x 3 = 23!’. Judulnya yang aneh. Berisi sekumpulan cerita pendek yang sarat makna. Pak SBY aja berkomen “Buku ini merupakan bahan bacaan yang menarik bagi siapa saja yang ingin memetik hikmah dari nilai-nilai kebajikan, kearifan dan keteladanan di dalam menapaki kehidupan ini.” Ya, buku ini memang bagus.





















Ada cerita di balik judul ‘8 x 3 = 23’. Gini..
Si Putih adalah murid yang pintar, sedangkan si Bodoh ya murid yang bodoh. Si Bodoh berpendapat 8x3=23, sedangkan Putih yakin bahwa 8x3 adalah 24. Mereka berdebat tiada habisnya. Lalu Bodoh berkata “Jika 8x3=24, kamulah yang benar. Aku rela menggorok batang leherku sendiri. Namun kalau yang benar ternyata 23, kamu harus mencopot topimu.”
Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk bertanya pada Sang Guru Bijak. Saat ditanya, guru mengangguk dan berkata 8x2=23. Si Putih marah, ia merasa dibohongi. Dia berniat pulang ke kampung.

Lalu bla bla bla bla (silahkan baca sendiri, XD)

Guru berkata sambil tersenyum saat Putih memohon maaf “Putih,Putih, 8 x 3 ya 24! Namun, seandainya tadi kukatakan 8 x 3 = 24, kamu akan menyesal seumur hidupmu . Kamu akan merasa menjadi pembunuh bagi saudaramu sendiri. Sepanjang hayat penyesalan apa pun tidak ada gunanya. Hidupmu akan tersiksa selamanya. 8 x 3 = 24 hanyalah kebenaran kecil, kebenaran matematis. Namun 8 x 3 = 23 dalam konteks tadi adalah Kebenaran Besar, karena menyangkut nyawa manusia. Nyawa Saudaramu sendiri.”
Sang murid terperangah dan tertunduk malu. Dan bla bla bla.. Xp

Masih ada 30 cerita lainnya. Aku baru sampai cerita ke 17.

---

Iseng-iseng nggambar. Imlek kayaknya masih lama ya? hehe..


















Okeh, babay. Hidungkuuu~ =.= bentar lagi pilek nih kayaknya..

14 komentar:

ToM kuU mengatakan...

wahhh... TK sampe terharu baca sinopsis 8x3=23.... ihh keren yah!!!
gak abis pikir deh... hahahaha

cepet sembuh yah nyam nyam!! (TK tuh bingung loh manggil kamu apa...)

pink mengatakan...

Wah, pas liat gambar bukuya (sebelum baca postingan), aku kira itu buku rumus matematika. Ternyata kumpulan cerpen yah. Hehe...

koeshariatmo mengatakan...

kayanya seru tuh bukunya..

genial mengatakan...

weww... gag nyampe otak saiia sama matematika... :( hehehehe gambarnya keren nyem :) tp pan beloman kan?!?!

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah, menarik juga tuh buku. btw, kamu punya bakat gambar juga ya....

Yunna mengatakan...

gambarnya lucu deh...
aku pernah liat buku itu, tapi aku tinggal lagi gara2 judulnya. mau cari ah...

Blog Santai mengatakan...

ceritanya kereeeen!!!
aku aja g nyangka ternyata jawabannya sesedernhana itu :P

SHUDAI AJLANI (dot) COM mengatakan...

whaaaat? 24!!

anggi mengatakan...

seru tuh kayanya buku ny, pinjam lah ?hehehehe

Ferdinand mengatakan...

Wah.. banyak yg abis ujian ya ternyata hhe.. lagi musim ujian kayanya :P

kayanya bagus tuh bukunya, cuma setelah denger nama SBY aku malah jadi males gara2 inget buku yg di tegal haha.. :P

Semangat :P

@helgaindra mengatakan...

wah kayanya tuh buku menarik deh
boleh minjem gak?

Sya mengatakan...

Kayaknya bagus tuh bukunya.

ye2n mengatakan...

wiiieh . .
covernya keren . . ..
jadi pngin nyobek ntuh cover

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

merinyut tuh apa ya.