selamat datang, salam kenal :)

Selasa, Desember 27, 2011

The Really My Sweet Seventeen


Gomenaasaaaaiiii.. Sembah sujud saya haturkan kepada pengunjung blog ini karena beberapa minggu sebelum ini cursor blog saya sok cute gitu yak? hehe.. cuma buat sementara kok, gadget-gadget yang tidak penting itu juga sudah saya hapus sekarang.. hehe.. gomen gomen gomen..

Fhuaahh.. ternyata blog ini sudah saya telantarkan selama berminggu-minggu. Sekarang ulangan umum sudah berakhir dan yippyy! waktunya bersenang-senang!

--

Btw, rasanya baru 12 bulan yang lalu saya ngepost ini. Sekarang kenapa kembali ke topik yang sama? yaaaa karena saya ulang tahun! saya BERULANG TAHUN SODARA SODARA! kapan? kapan? itu, tanggal 25 desember. bertepatan dengan hari minggu.

Tanya apa kado yang paling pertama saya terima?

Senin, Desember 05, 2011

Pendidikan Anak Usia Dini

Saat ini, sudah banyak yang menyelenggarakan pendidikan anak di usia dini. Memangnya begitu penting? Kalau dipikir-pikir, kegiatannya paling hanya menggambar, menyanyi, menggunting, menempel dan sebagainya. Penting kah?

Tentu saja penting. Ini menurut saya, ya..

Minggu, Desember 04, 2011

Perbedaan Pendidikan di Indonesia dan Jepang

Membicarakan masalah pendidikan, biasanya yang langsung terbersit di pikiran kita adalah masalah sekolah. Kenapa sekolah? Karena di sekolah itulah tempat kita ditempa habis-habisan untuk belajar. Padahal belajar tidak hanya di sekolah, kan? Tetap saja, tempat belajar yang paling berasa itu ya di sekolah. Ada guru, ada teman-teman, ada buku paket, dan lain sebagainya. Terlebih kalau bertemu dengan guru yang killer. Pelajaran yang mudah pun bisa jadi punya sensasi tersendiri.


Kembali ke pendidikan.

Jumat, Desember 02, 2011

Plus Minusnya Moving Class

Ya. Moving class. Sekarang sekolah saya, SMAN 1 Martapura, menjalankan sistem moving class. Kami para siswa sudah tidak memiliki kelas lagi. Ruang kelas diubah menjadi ruang mata pelajaran. Itu artinya, yang menguasai kelas sekarang adalah para guru, bukan lagi para siswa. Ah, padahal beliau-beliau tetap saja masih mempunyai ruang guru...

Bagaimana cara kerja moving class? Biarkan saya sedikit mengoceh.

Minggu, November 20, 2011

Benteng!

Hehehe.. Akhirnya setelah berkali-kali saya hanya mendapat janji palsu tanpa bukti nyata, kali ini mereka membuktikan janji mereka. Dulu mereka bilang 'ke Benteng, ke Benteng', tapi selalu batal.

Btw, saya bisa mengikuti acara pendakian ini karena halangan yang harusnya menghalangi saya di minggu ini, diundur jadi minggu depan. \(^^)/ cihuy~

Sabtu sore. Saya tetap ikut les tambahan saat teman-teman saya sibuk menyiapkan diri untuk pendakian. Biar bagaimanapun, saya tidak senekat itu bolos les hanya untuk mendaki gunung. Bisa-bisa saya didiskriminasikan seharian penuh oleh orang tua saya.

Minggu, November 13, 2011

Air Terjun Mandiangin

"Minggu depan ke BENTENG!"

Itu kalimat yang bergema di pikiran saya saat teman-teman saya merencanakan pendakian bukit Mandiangin untuk malam minggu depan.

Dan akhirnya keadaan akan menghalangi saya mengikuti pendakian itu. Pupuslah harapan saya saat ekskul saya juga berencana mengadakan acara pada hari minggu pagi, minggu depan. Saya kan tidak mungkin menghadiri acara pagi itu dengan muka berantakan ; wajah pucat mata berkantung dan bola mata merah.

Untungnya ada beberapa teman saya yang lain mengadakan perkemahan pada malam minggu tadi. Tidak naik ke benteng memang, tapi tak apalah. Toh saya sudah kangen dengan aroma hutan, udara gunung..

















Kamis, November 10, 2011

Selamat Idul Adha!

Sebelumnya maafkan saya karena ini memang benar-benar telat, sudah hampir seminggu Idul Adha berlalu. Bahkan mungkin daging-daging Mas Moo dan Mbak Mbek sudah pada habis ya, yasudahlah..

Tanya bagaimana Idul Adha saya? Karena memang tidak ada acara mudik-mudikan, akhirnya saya hanya bermalas-malasan di rumah sementara adik saya bolak-balik ke langgar dekat rumah untuk melihat pemotongan hewan-hewan kurban.

Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, di penghujung hari idul adha saya menderita pusing-pusing karena kebanyakan mengonsumsi daging (baca: kalap).
















Akhirnya, saya, Rela Rahmah, mewakili keluarga besar mengucapkan,
Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H,
TAQOBALALLAHU MINNA WA MINKUM..

--
p.s.
selamat hari pahlawan! :D

Minggu, Oktober 30, 2011

Dear God...


catatan :
Ini seekor anak kucing yang saya temukan di rumah sakit saat saya dan teman-teman sekelas sedang menjenguk guru PKn kami.

Senin, Oktober 10, 2011

Pororo Versi Burung Hantu

Ini tugas seni budaya, mengkreasikan konsep ornamen yang sudah diberikan oleh guru pengajar menjadi gambar apa saja.

Berhubung saya ini adalah orang yang agak kurang bisa berimajinasi, selama 2 minggu ornamen yang ada di buku gambar saya tergeletak begitu saja di lantai kamar. Jujur saya malas mengerjakannya karena bingung mau dijadikan apa.

Saat waktu untuk mengumpulkannya sudah mepet -besoknya harus dikumpul-, barulah saya memaksakan diri mengerjakannya. Untunglah seminggu sebelumnya seorang teman saya memberikan ide "jadiin Pororo aja" katanya.


Jadi dalam waktu beberapa jam, saya ngebut memodifikasi ornamen tersebut.

Hasilnya? Kacaauu.. Saya malah menggambar burung hantu! Burung hantu? Entahlah. Teman-teman saya pun meragukan kemriripan gambar saya ini dengan burung hantu sesungguhnya. Ada juga yang bilang lebih mirip power ranger.
















Ah tau ah. Pokoknya gambar itu mirip burung hantu. yang segitiga mbulet itu jadi paruhnya.

-.-



Jumat, Oktober 07, 2011

Bikin Cokelat

Ini pengalaman kedua saya membuat cokelat. Setelah yang pertama hasilnya agak abstrak, yang kedua ini sedikit lebih bagus. Sedikit lebih berseni.

Kalau yang pertama itu saya membuat cokelat karena bujuk rayu Tias, yang kedua ini inisiatif saya sendiri untuk mengado ulang tahun Bunga Hanika Wibawa yang ke-16.

Selamat ulang tahun, Bung :) Tambah dewasa tambah pinter ya..


Minggu, Oktober 02, 2011

Kemah Awal Musim Hujan

Malam minggu tadi kami berkemah lagi di gunung. Lokasi tetap sama seperti malam minggu sebelumnya, gunung mandiangin, basecamp di Pulau Biru.

Kabut menggerayangi gunung sepanjang malam. Maklum, sabtu sore itu hujan turun lebat di sana. Udara dingin menusuk-nusuk perut saya ketika saya berdiam diri. Oleh karena itulah saya usahakan agar badan saya selalu bergerak. Setidaknya setelah itu saya tidak perlu mengenakan jaket lagi.

Malam itu kami membuat pos-pos di sepanjang jalan sekitar basecamp. Saat tengah malam, kami mendampingi mereka belajar membuat api di salah satu pos pilihan kami. Mencari ranting-ranting di sungai-sungai kering berbatu. Sebagian besar ranting-ranting itu basah. Untungnya api masih bisa menyala. Sekitar jam 3 pagi mereka kami suruh tidur di ponconya dan kami masing-masing menjaga mereka.

Sembari tiduran, saya menatap langit lagi. Berharap mendapatkan pemandangan seperti minggu lalu. Tapi ternyata tidak. Langit hanya menampakkan sedikit bintang. Lama-kelamaan semuanya hilang tertutup awan. Kabut menghalangi bayangan gunung-gunung lain.

Setengah jam kemudian mereka kami bangunkan untuk kembali ke basecamp. Mereka semua tidur di tenda dan kami bergantian tidur sementara yang bangun menjaga mereka.

Sekitar jam 6 mereka kami bangunkan, duduk melingkari api unggun, dan menghangatkan badan mereka. Hanya untuk pengenalan akan hawa subuh di gunung, cukup 30 menit.

Lalu acara puncak; naik ke BENTEEENG! hm.. ufh.. oke, jujur, ke bentengnya batal karena beberapa hal dan banyak pertimbangan. Jadinya kami hanya naik sampai ke kolam Belanda.



























Minggu, September 25, 2011

Kemah Musim Kemarau

Pelantikan. Bukan hanya sekedar dilantik. Tentu saja ada prosesnya. Saya anggota PASMAN, pecinta alam SMA Negeri. Untuk mendapat gelar senior, bukanlah suatu hal yang mudah. Tentu saja. Kami dididik keras walaupun kata para alumni pasman, didikan yang kami jalani masih sangat lembek. "PASMAN itu keras," kata mereka.

Sabtu sore, kami datang ke Gunung Mandiangin. Basecamp kami dikelilingi sungai. Hanya saja, musim kemarau, sungai-sungai kering kerontang. Bukan air yang ada di cekungan itu, melainkan tumpukan tebal daun-daun berwarna cokelat. Saat angin bertiup kencang, daun-daun hijau di pohon bergemerisik, lalu beberapa helaian cokelat jatuh ke tanah.

Saya tidak ingin menceritakan hal-hal menyakitkan yang saya dapat, tapi pengalaman indah yang saya lihat. Tengah malam ketika jurid malam, sekeliling saya gelap. Bulan tidak bersinar terang.

Tapi.. Ketika saya menatap langit, saya disuguhi pemandangan yang menawan. Langit luas yang cerah, bintang bertaburan begitu banyaknya. Berkerlip menggoda. Seakan menemani. Di sebelah kanannya pegunungan berdiri dengan gagahnya. Angin bertiup lembut membelai..

Bukankah itu romantis? Saya memang tidak pandai menggambarkan dengan kata-kata, tapi saya tau jelas bahwa ketika itu saya benar-benar terpesona.

Kapan lagi saya bisa menikmati pemandangan seperti itu? Karena jika saya berada dalam waktu yang sama di tempat yang biasa, mungkin saya masih enggan mengalihkan mata dari layar monitor.

Minggu, September 18, 2011

XI IPA 1

Itu kelas saya sekarang, XI IPA 1. Mungkin agak berat menyandang gelar IPA 1, tapi padahal apa sih bedanya sama IPA 2 IPA 3, karena di SMAMA memang tidak memandang kasta kelas, setiap peringkat di acak perkelasnya hingga tidak ada lagi kelas terpintar ataupun terbodoh. Semuanya 'sama'. Tapi, ya ampun.. Apa anak IPA memang harus berwajah serius seperti itu? Apa kelas IPA memang dituntut jadi kelas yang hening, sepi, dan suram? Mengerikan. Terlebih lagi kelas saya memang terletak di samping kuburan, gyaaaa *stop! berhenti membicarakan kuburan! -siapa yang mulai? =.=*

Itu kelas saya sekarang. Begitu mendepresikan. Mengerikan. Suram. Astaga.. Bisa dibilang saya terbiasa dengan kelas yang ramai, yang penuh canda tawa.. Saya terbiasa dengan kelas yang ribut saat jam istirahat, meramaikan kelas bercanda satu sama lain, setidaknya kelas masih ada suaranya. Tapi ini? Saat bel istirahat, mereka semua keluar kelas. Mengejar makanan di kantin, lalu berbaur dengan kelompoknya di koridor kelas lain. Saat jam kosong, mereka duduk diam dengan kegiatannya masing-masing. Sepi. Hening. Membuat wajah saya selalu menegang. Yah, sekarang saya merasa, itu seperti bukan kelas saya. Bukan habitat saya.

Saya terbiasa dengan makhluk-makhluk X2 yang jajan makanan minuman di koperasi, lalu membawanya ke kelas dan berbagi dengan yang lain. Saya terbiasa dengan tradisi X2 yang tiap jam istirahat, ngemper di belakang kelas untuk membuka bekalnya, di sudut lain kelas ada yang breakdance, ada yang nyanyi-nyanyi.. Astaga, saya merindukan momen-momen itu.

Tapi, inilah kelas saya sekarang. XI IPA 1. Kelas yang di plafonnya terpasang 2 kipas angin, tapi tidak ada satupun yang bisa dinyalakan. Proyektor kelas yang hilang dan belum diganti. Dan banyak keramik yang pecah. Mengerikan, saya benar-benar tersiksa saat jam terakhir, kelas ini sangat pengap, panas, dan gerah. Ya ampun.. Apakah guru-guru jam pelajaran terakhir tidak pernah merasakan itu?

*keluhan-labil-anak-sekolahan*


---
Seminggu terakhir ini nafsu makan saya turun drastis. Mungkin ini karena saya naik angkot, ya, mau tidak mau setiap pulang sekolah saya harus berjalan ke jalan depan komplek biar dapat angkot. Dari gerbang sekolah ke depan komplek tersedia berbagai macam jajanan seperti gorengan, batagor, pempek, dan minuman blender. Jelas saja saya tergoda. Saya biasa membeli minuman blender yang manis-manis itu, sehingga ketika sampai rumah saya sudah tidak bernafsu makan. Makan siang ditunda sampai sore, dan akhirnya saya tidak makan malam. Suram. Saya tidak perlu heran jika 2-3 bulan ke depan badan saya jadi lebih langsing (?)

Saya juga tidak jarang menggalau, ketika glukosa di tubuh saya berlebihan dan perut saya menolak diberi makanan, tangan saya malah gemetaran lemas dan perut saya bergemuruh. Pernah juga saat saya tidak merasa ngantuk, tapi mata saya malah sepet minta merem. Benar-benar galau.


Saya sekarang jadi lebih sering mendengarkan musik. Setidak nya itu sedikit me-relax-kan urat-urat saya yang tegang, dan mengalihkan pikiran saya dari pelajaran-pelajaran sekolah itu..



Yay, tampaknya saya harus mengatur jadwal untuk membersihkan kamar saya! Mencopot tempelan di dinding dan mengecat ulang kamar berantakan itu. Hufh.. Liat-liat kalender sih, sampai bulan desember ini, tanggal merah hanya ada di hari minggu, ya ampun!

--

Btw, sampai saat ini saya males membawa kamera ke sekolah. Tidak ada hal menarik yang bisa saya abadikan di kelas itu.

Minggu, September 11, 2011

Enjoy Time

Kesimpulannya, setelah setahun lebih saya menduduki bangku SMA..,

Saat-saat yang paling saya tunggu-tunggu itu adalah sabtu sore. Ya, semua orang juga biasanya menyukai weekend. Tapi, saya benar-benar menunggu sabtu sore. Sabtu. Sore. Karena hanya saat itu saya bisa melepaskan pikiran dari segala macam tugas sekolah ataupun ulangan. Menikmati kenyataan bahwa besoknya adalah hari libur. Menikmati keadaan bisa tidur saat benar-benar mengantuk ketika dini hari. Melepaskan pikiran dari ketakutan akan bangun kesiangan, dari wajah-wajah guru-guru dengan latar gerbang sekolah. Saya tidak perlu menyentuh buku pelajaran.

Dan semua berakhir ketika saya membuka mata di hari minggu. Mensyukuri diri masih diberi nafas oleh Yang Maha Kuasa, setelah itu gambaran sekolah mulai berputar-putar di kepala saya. Menyiapkan strategi menghadapi hari esok.

Waktunya nyuci seragam sekolah~

Selasa, September 06, 2011

Kunjungan yang...

Rumah-rumah berjejer di sepanjang jalan itu.
telpon : tuutt
Tias : halo, bu, rumah ibu yang mana?
Bu Nunu : pokoknya yang catnya warna oren,

Sebuah rumah bercat oranye berdiri di hadapan mereka. Seorang wanita berkerudung masuk, lalu keluar seorang laki-laki paruh baya dari dalam rumah.
Sajid : (berbisik) tias, bu Nunu tambah kurus ya

Mereka : Assalamu'alaikum
si Bapak : Wa'alaikum salam.. eeh, ayo masuk, masuk. Orangnya lagi ganti baju..

Dengan asumsi bahwa si bapak tersebut adalah suami Bu Nunu, mereka pun masuk.
Tias : (berbisik) ko rumahnya berasa beda ya?
Sajid : kita kan sudah setahun ngga ke sini
Tias : hmm

Tri masuk ke dalam rumah duluan, disusul yang lain. Mereka duduk, tanpa malu-malu mulai mengunyah kue-kue yang disediakan.
si Bapak : temen-temennya Astri ya?
Tias : *bengong* (nengok ke Bunga, berbisik) Bung, siapa Astri, Bung?
Bunga : (balas bisik) paling anaknya Bu Nunu
Tias : (menjawab si bapak) eng... iya
si Bapak : temen di sekolah atau di taekwondo?
Tias : (panik, berbisik) anaknya Bu Nunu kan sudah kawin semua?
Bunga : ngga tauuuu (ikut panik)

Seorang gadis seumuran mereka keluar dari kamar,
si Bapak : Astri, ini loh temen-temenmu
Astri : (melihat mereka satu persatu) ... (bengong) ...
Mereka : (bengong) ... (panik)
Astri : eeeh, Tias!
Tias : (tanpa banyak pikir, maju dan menyalami astri) minal aidin walfaidzin ya..
Astri : iya.. Minal aidin.. eh, tadi Edgar mau kesini
Tias : Edgar ngga pulang kampung?
Astri : engga...

Sedikit mengobrol, lalu tias berbisik ke Astri "Astri, rumahnya Bu Nunu yang mana? kami salah rumah.."

Setelah dijawab, dengan menahan malu mereka langsung berpamitan keluar dan menuju rumah aslinya Bu Nunu.

Di luar..
Mereka : kamu kenal dia?
Tias : engga! aku ngga kenal dia.. untung dia nyebut Edgar, temenku di SMA..

Merekapun terkakak-kikik sampai rumah Bu Nunu yang asli..


---
Saya mencoba membayangkan diri berada di posisi Astri, begitu keluar kamar, melihat orang-orang asing duduk di ruang tamu. Salah satu dari orang asing itu adalah teman satu sekolah, seangkatan, tapi bahkan sekalipun belum pernah saling bicara satu-sama lain. Kaget? Pasti. Mereka bilang salah rumah? Mungkin setelah mereka pergi saya akan masuk kamar, menutup wajah dengan bantal, dan terbahak sepuasnya.


---
cerita di atas diposting dengan perubahan seperlunya. Ketidak-akuratan dengan kisah aslinya harap dimaklumi.

Ias, teganya ikam ngebut ninggalakan aku sampai aku nyasar ke parak bandara! ku kira tu handak ke rumah pak arsyad tau lah! untung aku nyasarnya lawan ifan! kalo aku sorangan tu aku sudah bulik tau lah!

Minggu, Agustus 28, 2011

"balik lagi aja besok"

Waktu itu hari Rabu, pas lagi main komputer di kamar, telinga saya menangkap sebuah suara yang berkata "Ikam anak baru dari Jakarta itu kah?" Saya tengak-tengok, siapa yang ngucap itu? Oh, tv. Seorang anak laki-laki berseragam SD berbicara kepada temannya "Kalo ikam ikut ini, teman baru ikam pasti langsung banyak!" Hee? Bahasa apa tuh? ko ada ikam-ikamnya? Bahasa Banjar kah?

Saya cueki komputer, perhatian saya tercurah ke tv sepenuhnya. Beberapa adegan diputar, sampai akhirnya ada tulisan 'Lima Elang. Tayang 25 agustus 2011 saksikan di bioskop kesayangan anda'.

Saya sambar ponsel saya, oh masih tanggal 24 Agustus. Langsung saja saya sms teman-teman saya yang kira-kira berminat saya ajak nonton. Dari 2 kontak yang saya sms, satu yang merespon dan menyetujui, Tias.

Kami berangkat jam 10 pagi menuju XXI yang ada di Banjarmasin pakai motor. Satu jam kemudian kami sampai dengan pinggang enyut-enyutan.

Sebenarnya tujuan kami sih beda, saya mau nonton Lima Elang, sedangkan Tias mau nonton Tendangan Dari Langit. Saya yang penasaran sama TDL dan Tias yang juga penasaran sama 5Elang, akhirnya kami berencana sama-sama beli 2 tiket.

Sampai di XXI
tias : Lima Elang, mbak
mbak : jam 12.15,
t : *pilih-pilih tempat duduk* yang ini sama yang ini
m : 2 tiket, 50 ribu..
t : *bayar* kalo Tendangan Dari Langit jam berapa?
m : jam 12.15 juga
t : hah? hah? loh? bisa dituker ngga mbak?
m : nggak bisa, kan tiketnya udah dibeli ini
t : yaah, trus gimana dong?
m : yaudah tinggal balik lagi aja besok, besok masih ada kok..
t : jauh mbak, ih.. yaudah makasih

Saya dan Tias menjauh

tias : *manyun*
saya : tinggal beli yang jadwalnya jam 2 siang aja, ias, beres.
tias : ada?
saya : iya

Setelah semuanya selesai, Tias berbisik kepada saya "si mbaknya ga niat jualan banget, tawarin kek yang jadwal lain ko malah disuruh balik besok." Sayapun terkikik.

Jumat, Agustus 26, 2011

Gado-gado

Entah namanya danau apa, pokoknya letaknya di suatu gunung di daerah.. eng, daerah apa ya, gatau. hehe (pokoknya arah mau ke Cempaka trus belok kiri). Saya mampir ke sini untuk survei tempat yang bisa dijadikan buat berkemah. Tempatnya sih bagus, luas, tinggal minta izin sama yang punya. Siapa yang punya? TNI Angkatan Darat! gedubrakk.. Tunggu ketum aja deh yang minta izin buat kemah di sono =.=" Eh, tapi di situ tu tempat orang mancing deh, sampai ada keramba apung segala malah. Emangnya enak kemah sambil diliatin para pemancing? *kabuur*
















Beberapa hari yang lalu saya beli hamster lagi. Cari-cari info di gugel, ini jenisnya Winter White Pearl Red Eye. Whoo.. Dia cowok, jadi saya beri nama Retsu. Re ini agak penakut, hobinya ngendus sambil nggigit, trus juga suka kaget. Untungnya dia nggak latah.















Satu lagi, saya baru punya kekasih baru. Namanya Danil. hihihi..


Jumat, Agustus 05, 2011

X2 Buka Puasa Bersama

Satu kata setelah saya mengikuti kegiatan buka puasa di rumah saya ini : C.A.P.E.K!

Ya, capek. Capek sekaaali.. Datang ke rumah tantenya Fatimah ngambil kuah sop sama nasi sama kurma sama agar-agarnya, trus jalan kaki sendirian ke jalan raya utama (itu beratus-ratus meter keluar dari jalan raya kecil) biar dapat angkot sambil megang loyang agar-agar sementara yang lain ngebawa nasi sama kuah sop sama kurma pake motor. Mereka boncengan, dan saya ga bawa helm jadi mending naik angkot.

Sampai angkot, tangan saya rasanya kram. Eh, di angkot ketemu sama Nia sama Nuhid, mereka ga jadi naik motor, tumpah-tumpah kuah sopnya katanya.. hihihi

Turun angkot, nyebrang jalan, jalan kaki lagi sampai rumah saya. Eugh.. Sampai rumah, dapur saya sudah penuh oleh gadis-gadis yang ngurusin segala macem. Trus Saya ke warung depan beli es batu. Trus mbantu ngangkat-ngangkat .

Absen dulu yaaa yang datang
Afina Khoiria faj'ri
Aina Shofia
Dwi Herlianti
Humaida
Muhammad Hariri
Muhammad Rifqi Hidayat
Mustika Retno Anggraini
Nia Hasanah
Nia Sarinastiti
Nurul Hidayah
Rela Rahmah
Restu Suci Ningrum
Risda Amalia
Safrina Nor Primawati
Siti Fatimah
Siti Sopiah Rothbatul Aliyah
Siti Zubaidah
Kurnia Sandy
Yuni Widayati
Zakiah


Setengah jam kemudian, BUKA PUASA yeeee! Langsung nenggak air teh sama es buah. Trus ada yang langsung solat ada juga yang langsung makan. (Saya termasuk yang langsung makan, hehe).

















Menunya :
kurma
teh es
es buah
agar-agar
nasi sop
semangka
lengkeng
bread butter puding


Kekenyangan, kami main petasan di depan rumah -.-

Petasan habis, kami duduk-duduk di teras rumah.

Jam 8 malam, eeh kami sadar, di sebuah pohon kelapa di dalam pagar kebon tetangga tu ada yang nyala-nyala! Api! Api! Gara-gara petasan kami! Beberapa dari kami panik, saya mencoba tenang. Ambil ember sama gayung, kami nyiram-nyiram. Hasilnya? Kami basah kuyup dan apinya masih nyala! Kecil sih, tapi tetep aja kalo lama-lama jadi gede piye?

Kami menyerah. Para laki-laki yang akhirnya turun tangan. Lumayan, siraman mereka lebih tepat sasaran daripada kami -.-

Setelah agak padam, sebagian dari mereka pulang, para laki-laki juga sudah baru pulang. Tapi dua tiga menit kemudian, saya melihat apinya nyala lagi! Gubraaakk.. Terpaksa para laki-laki yang berbadan tinggi-tinggi itu kami telpon kembali.

Mereka datang. Mereka siram-siram. Walaupun tepat sasaran, tapi beberapa ada yang nyasar. Malah ada air satu gayung sempat mampir ke kerudung sampai baju sampai rok saya -.-

Setelah apinya padam, tinggal beberapa titik nyala yang tidak terjangkau dan insya Allah tidak akan membakar si pohon kelapa, barulah mereka semua pulang.

Pas mereka pulang, saya melihat apinya agak membesar sedikit. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah tidak terlihat lagi. Semoga saja apinya padam semua.

---

pesan moral : jangan main petasan yang terbang-terbang di daerah yang banyak pohonnya!

Rabu, Agustus 03, 2011

Senin, Agustus 01, 2011

Tips Dapat Antrian Pertama di XXI

Film Harry Potter and The Deathly Hallows baru-baru ini diputar di XXI. Setelah ditunda, pasti banyak penggemar Harry Potter yang ingin nonton film ini. Dan jika sudah begitu, pasti juga banyak yang tidak kebagian tiket. Jadi, saya punya tips agar anda bisa dapat antrian terdepan di XXI.

1. Bawa teman, minimal 2 orang.
2. Datanglah paling pagi, saat XXI belum buka dan ambil tempat tepat di pintu.
3. Atur strategi. Suruh salah seorang teman anda berdiri di samping anda sambil memegang gagang pintu, dan teman anda yang satunya lagi berdiri di belakang anda. Jadi saat petugas membuka kunci, teman anda yang di samping anda akan membukakan pintu lalu anda harus cepat berlari ke tempat pembelian tiket sementara teman yang dibelakang anda menghalang-halangi pembeli lain yang memasuki pintu.

Strategi ini sudah pernah dilakukan teman-teman saya. Saya hanya tertawa terpingkal-pingkal sampai keluar air mata saat melihat tingkah mereka. Dan berhasil, mereka dapat antrian paling depan! Saya bersorak dalam hati saat itu. Tapi, biarpun sudah mengantri dari jam 9 sampai XXI buka - jam 10, kami harus rela hanya mendapat tiket HPDH part II 3D yang jam 4 sore, tempat duduknya paling depan pula. gubraak.. Yasudahlah, tapi saya tetap puas karena kepala naga yang seakan keluar dari layar itu sukses membuat saya menjerit.

Sabtu, Juli 30, 2011

kucing lagi

Beberapa minggu yang lalu di pagi hari, rumah saya kedatangan kucing (lagi dan lagi). 1 ibu dan 4 anak = total 5 kucing. Shock lah saya, karena beberapa hari sebelumnya saya pernah bermimpi punya kucing 6 ekor. Saya cari mungkin ada 1 kucing yang keselip, ga ada. Ternyata memang cuma ada 5.

Pagi itu, kucingsnya saya sogok pakai kerak telor dingin biar gak pada kabur sampai saya pulang sekolah. Lalu siangnya saya kasih sop ayam. Malamnya saya beri sosis goreng. Saya pun sibuk merayu king queen agar saya boleh miara satuuuuu saja dari kucing-kucing itu. Jawaban raja dan ratu tetep sama, saya TIDAK diperbolehkan memelihara satupun dari mereka.

Seminggu mereka betah di rumah saya, dan setelah itu mereka HILANG! Tidak lagi dibuang king, tapi mereka pergi atas kehendak si mommy kucing sendiri :( mungkin rumah saya memang tidak nyaman untuk kucing-kucing itu, atau entah kenapa saya sendiri tidak tau.

Setelah itu, rumah saya sepi lagi. Tidak ada lagi yang menyambut saya setiap pulang sekolah.

Lucunya, seminggu kemudian, mereka datang lagi! kyaaa.. >.< tapi kali ini cuma ada 4, si mommy kucing dan 3 anaknya. Kemanakah anaknya yang satu lagi? hanya Tuhan dan ybs yang tahu.























































Sudah seminggu lagi, si kucings tetap ada di rumah saya. King queen biarpun tidak memperbolehkan saya memelihara mereka, tapi tidak marah ketika saya setiap hari memanjakan kucing-kucing ini. Malah membiarkan saja saat anak-anak kucing yang bandel itu keluar masuk dapur dan gudang. Me

Mommy nya kucing ini keren loh, senin lalu dia bawa ayam panggang buat anak-anaknya, lalu tadi pagi bawa ayam goreng. Saya sampai terbengong-bengong melihatnya. Xp. Entah itu nyolong darimana. Manisnya, si mommy ga mau makan sampai anak-anaknya makan. :( *terharu*

Tapi yang menjijikkan, anak-anak kucing ini juga pernah makan burung gereja, trus makan tikus gede =.="

king : liat tuh kucing, jijik ih. ganas.
aku : ya biar, memangnya kita ngasih mereka makan?
king : *diem*

Saya memang hanya memberi makan seadanya ke mereka. Karena biar bagaimanapun, mereka cuma kucing liar yang sebaiknya tidak dimanjakan. Tidak baik untuk perkembangan mental mereka *plaakk!!*

Kamis, Juli 28, 2011

Plan Open Together X2

plan open together X2 (rencana buka bareng x2 - inggris kacau)

Saya alumni X2. Sekarang sudah 3 minggu saya jadi murid kelas XI. Biarpun baru 3 minggu, tetap saja terbersit rasa kangen pada teman-teman X2. Kelas X2 memang bukan kelas yang paling pintar, bukan kelas yang paling nakal, bukan kelas yang paling pendiam, bukan kelas yang paling seru, bukan kelas yang paling bodoh, bukan kelas yang paling dan paling. Tapi biar bagaimanapun, selama setahun saya telah menghabiskan hari-hari saya di sana. Apalagi rakyat-rakyat X2 lebih sering menghabiskan jam istirahat di kelas daripada di kantin, jadilah kami akrab satu sama lain.

Bulan puasa tinggal menghitung jari (?). Acara buka puasa bareng digelar dimana-mana. Tidak mau ketinggalan, kami, X2, juga merencanakan buka puasa bareng sekalian reuni-reunian.

"Buka puasa bareng yoo"
"Di mana?"
"Di rumah Rela aja? hampir semua X2 tau rumahnya Rela kan"
"Trus makanannya?"
"Males repot. Gado-gado yuk? Ntar mamanya Fatimah yang bikinin"
"Ga ada sayurnya.. Pecel aja"
"Ga mau! Ga suka sayur!"
"Gimana kalo nasi sop?"
"Nasi goreng ajaa.."
"Voting oy voting!"
--voting--
"Nasi goreng paling banyak.."
"Ga mau! Nasi goreng kan seret! Buka puasa tu jangan nasi goreng!"
"Yaudah gimana? Nasi sop?"
"Nasi sop ya, yaudah deh.. Mamanya Fatimah kan yang bikin?"
"Iya, trus kue nya apa? bolu apa puding?"
"Puding!!"
"Okeh, Bayarnya 12 ribu.."
"Iya.. Eh, tapi nanti ngebawa kuah sopnya gimana?"
"Ntar deh kita atur, pake angkot kek ato gimana.."
"Yasudah, akur ya.. Tanggal 5 ya"
"Nggih!"

Akhirnya semua rencana beres dalam waktu beberapa hari.

Hingga tadi siang, seorang anak di kelas saya sekarang bertanya pada teman-temannya dengan suara agak keras.

"Eeh, nanti X5 mau buka puasa bersama dimana? Obonk atau Wong Solo atau Azzahra?"

Saya yang lagi makan lumpia dan Nia yang lagi menulis kemudian terdiam selama sedetik. Saling berpandangan, lalu sama-sama tertawa miris. "Anak-anak di kelas kita kan nggak semuanya keadaan ekonominya bagus" lalu tersenyum, dan kembali melanjutkan aktivitas masing-masing.

Minggu, Juli 10, 2011

mirc

Bagi pelajar seperti saya yang tidak punya rencana liburan bareng keluarga, otomatis sebagian besar waktu liburan saya habiskan di rumah. Kadang sih membosankan. Tapi saya bersyukur saja karena saya masih bisa mengakses internet dari rumah. Paling tidak saya bisa mengobati kebosanan saya. Orang tua saya juga lebih suka saya seharian duduk di depan komputer daripada saya kelayapan ga jelas kemana. hehe

Setiap harinya sih, saya main facebook, blogwalking dikit-dikit, ngetwit atau apa lah. Tapi yang jadi favorit saya di liburan kali ini adalah MIRC.

Ga asing dong sama logo di atas? ;;)

Mungkin MIRC biasanya lebih dominan dipakai untuk chatting atau cari teman atau mungkin cari pacar Xp. Tapi saya jauh lebih tertarik untuk main game di sana. Seru... Lumayan dikit-dikit nambah pengetahuan, ngasah otak, dan latihan ngetik cepat beradu dengan pemain lainnnya.

Gamenya ada di channel Surabaya. Saya memakai server Ircnet, jadi di situ bot nya adalah 'misca'. hehe...

12 hari saya main game ini, dari yang awalnya saya cuma rank 2000 ke atas, sekarang sudah melejit menjadi rank 25, jabatan warga RT. yeah!

Yah... Hanya saja saya tau diri, besok saya sudah mulai sibuk lagi dengan rutinitas di sekolah.

Liburan ┒('o'┒) Saya (┌','┐) End ┒(˘- ˘ )┎
so
Mirc! Saya! End juga! hueeaaaaa T.T
Tapi mungkin saya akan sedikit curi-curi kesempatan buat mainin game ini lagi. hehehe. Udah keburu jatuh rame siiih..

Ok, besok sekolah, sedangkan sekarang saya masih belum selesai menyampuli buku-buku pelajaran saya. Aiiiihh... bye! :D

Kamis, Juli 07, 2011

Uji Otak dari Sang Cerpenis

Mbak Fanny (http:// just-fatamorgana.blogspot.com) barusan bikin kuis uji otak di blognya. Siapa tau beruntung, saya ikutan deh. Hadiahnya lumayan, sebuah novel... Whuaa

petunjuknya

5+3+2 =151022

9+2+4 =183652

8+6+3 =482466

5+4+5 =202541

6+5+9 =305479

Jadi, pertanyaannya, 7+7+7=...

okeh Mbak, jawaban saya 7 + 7 + 7 = 494991

Smoga aja bener yah, hehe.. Dulu saya juga pernah dikasih soal ky gini sama temen, lamaaa baru bisa jawab soalnya di kelas ribut waktu itu..

Saya pilih novel yang judulnya Zona Tsunami karya Dewie Sekar

Selasa, Juli 05, 2011

Me and My Kite-Mate

Bosan liburan di rumah, saya berinisiatif ke rumah teman saya yang berada di Desa Jingah Habang, kecamatan Karang Intan, kabupaten Banjar. Namanya Fatimah.

Rumahnya cukup jauh. Mungkin sekitar 20 km dari rumah saya. Setengah jam saya baru sampai sana. Tapi no problemo.. Daripada liburan cuma diem di rumah, atau menghabiskan uang, mending saya main di sana. Tujuan saya ke sana itu untuk : main layang-layang! :D di sekitar rumah saya ga bisa sih, terlalu banyak bangunan =.=

Sekitar jam 11 pagi saya sampai di sana. Trus saya bersama Fatimah langsung nyari warung yang jual layangan. Karena layangan kertas minyak sudah habis, jadinya kami beli layangan dari plastik. Murah deh, cuma 2ribu.


(yang di pantai itu kebih kecil dari ini tapi harganya 5ribu =.=)









Layang-layang saya beri buntut dari koran agar mudah terbang. Setelah segalanya siap, saya bersama Fatimah langsung ngambil tempat di bawah pohon di tengah-tengah ladang bunga melati, yang agak jauh di sebelah timur dari rumah Fatimah (karena desa, di sana banyak kebun, dari kebun melati, kebun kenanga, sawah, dan kebun-kebun yang lain). Kita terbangin deh layangannya. Beberapa puluh menit berlalu. Beberapa kali pula benang gelasan saya nyangkut di pohon. Hari semakin panas, saya dan Fatimah menyerah. Kami kembali ke rumah Fatimah.

Sore datang. Jam setengah 4. Kami kembali ke ladang, kali ini ke sawah yang lagi dipanen. Angin bertiup kencang. Tapi, anginnya itu malah bertiup ke arah matahari bersinar. Yah, jadilah saya menantang matahari, main layangan sambil kedip-kedip mata. =.=" Panas boook..

Tidak jauh dari tempat saya menarik ulur layangan, ada 2 petani sedang memanen padi. Dengan baik hatinya mereka menunjukkan saya tempat berteduh, di bawah sebuah pohon kecil. Ya wis saya turutin. Saya duduk beralaskan batang-batang padi kering sambil menarik ulur layangan, sekalian ngobrol sama Fatimah dan 2 bocah kecil anak-anak petani tersebut.

Lama saya bermain di sana. Saya ulur benang gelasan saya sampai maksimal. Layangan saya terbang jaaauuh ke arah barat, ke arah matahari bersinar. Untungnya tidak ada layangan lain yang mencoba memutuskan layangan saya. Tapi karena saya lengah, benang gelasan saya malah nyangkut lagi di pohon tempat saya berteduh. Ya elah...

Hari beranjak sore. Jam 5, saya janji sama orang rumah buat pulang jam segitu. Jadi yaudah, kaleng benang gelasan saya sangkutin ke pohon tempat nyangkutnya benang gelasan saya. Saya ajak Fatimah balik ke rumahnya, sedangkan layangan saya masih terbang dengan gagahnya di arah barat. Sepanjang perjalanan saya berkoar-koar, "layanganku tu! Hebat kan bisa terbang sendiri!"

Saat berjalan mendekati rumahnya Fatimah, layangan saya masih terbang. Tapi ada yang berbeda, layangannya bergerak-gerak ke sana kemari. Oh! Ada 2 layangan lain yang ngajakin layangan saya bertarung! Gile aje wong layangan saya berusaha sendiri tanpa bantuan saya, kasian sih.. Tapi, yaudah saya tinggalin aja. Kalo emang ga jodoh sama layangan itu yaudah. Kalo putus, pasti ada yang ngambil kan..

Sampai di depan rumah Fatimah, ada sesuatu yang bergerak melayang di atas.

Waaaaaa itu layangan saya! layangan saya! layangan saya putus! Hebohlah saya dan Fatimah. Kami langsung sama-sama mengejar layangan biru berbuntut itu. Tapi yang menyebalkan, ada seorang anak laki-laki baru gede yang ikutan ngejar. Akh menyebalkan. Itu punya gue woooyy!!

Anak laki-laki itu malah naik-naik bangunan balai desa untuk menangkap si layangan saya. Tapi layangan saya tetap terbang, dan saya tetap mengejarnya. Hingga akhirnya layangan itu hinggap di telapak tangan saya.

"Layangannya gamau pisah sama kamu, Rel. Dia pengen kamu bawa pulang kali. Kasian tuh dia sudah berusaha gitu nemuin kamu" gurau Fatimah saat saya berniat menitipkan layangan saya di rumah dia. hehe.. Jadi akhirnya layangan itu saya bawa pulang dengan penuh perjuangan. Sampai rumah, buntutnya udah copot, huhu... Tapi gapapa, yang penting dia ada di rumah saya sekarang, 'my kite-mate', hehe

--
lucu.

temennya ibunya fatimah : dari mana? nginep di sini, ya?
saya : engga, nanti sore pulang. hehe. dari sei. pering, di jl. anu.. hehe

gadis kecil temennya fatimah : nginep di sini ya?
saya : nanti sore pulang, hehe

cowok gede temennya fatimah : fat, main layangannya sampai kpn?
fatimah : sampai jam 5 aja. tmn ku takut pulang kesorean
cwk gd tmnny f : kenapa ga nginep aja
saya : gamau, hehe

Amin, adiknya fatimah : nginep di sini aja ka, nanti kaka tidur di sini, ka Fatimah di sini, Amin di sana..
saya : kaka pulangnya sore aja, Min, he

Petani : Nginep di rumahnya Fatimah ya de?
saya : engga, hehe
p : dari Jawa ya?
s : *gubraaak* engga,
p : dimana rumahnya?
s : di sei.pering, hehe

Kenapa begitu banyak yang membahas nginap-nginap itu ke saya yah, eng... apa karena wajah saya yang terlalu 'asing'? uuung =.=" Keliatan deh orang sana tu kenal banget satu sama lain, saling sapa kalo ketemu. Dan saya terlalu terbiasa hidup mengurung diri di rumah =.=

sampai rumah
saya : maaaa, muha ulun ni Jawa banar kah?
mama : iyalah, bapaknya orang Jawa ko. tapi kada bisa bahasa jawa, *ktawa*

Minggu, Juli 03, 2011

Mengejar Sunset

Report of hunting with Melati Ning Tias.

Judulnya memang 'mengejar sunset', tapi lebih tepat mungkin jika saya beri judul 'mengejar maut'. Rasanya ngeri berada di atas motor yang melaju kencang di tengah-tengah dua buah mobil yang berselisihan. Benar-benar mengejar maut =.="

Endingnya, kami ketinggalan sunset. Yah, yasudahlah...













lokasi : Gunung Villa, Cempaka
Fotografer : Rela Rahmah
Kamera : FF Finepix JV 150


Cuma berdua, dua-duanya perempuan, di gunung, senja gitu lagi.. Menakutkan, menyeramkan, mendebarkan.. Tapi, menyenangkan! ^^
















Fotografer : Melati Ning Tias
Jam : tujuh kurang sekian sekian

Jumat, Juli 01, 2011

Liburan Perpisahan X2

Saya anak SMAN 1 Martapura, dan masuk ke dalam perkumpulan rakyat X2.

Semua berawal saat guru matematika menyuruh kami mengcopy modul 'dimensi tiga'.
suara 1 : ayo kumpulan
saya : pake uang kas aja
suara 1 : nanti uang kasnya habis
saya : uang kas kan emang buat keperluan kelas
suara 1 : nanti gimana kita jalan-jalan pas habis ulangan?
saya : tapi uang kas itu buat kelas
suara 2 : kelas 11 nanti kita kepisah-pisah, Rel. Masa ga mau bikin acara, biar ada kenangan.
saya : hmm.. yasudah

Saat bikin rencana

Senin, Juni 27, 2011

PIÚMOSSO
















Begitu penutupnya dibuka, mengalunlah nada pembuka "für elise"nya Beethoven dengan bunyi melengking yang agak membuat saya tidak betah mendengarkannya berlama-lama. Tutsnya berwarna emas. Bagian dalamnya ada ukiran sebuah bunga dengan warna emas beserta daun-daunnya. Di bagian tengah bunga ada sebuah lampu yang menyala merah jika penutupnya dibuka. Penutupnya terbuat dari kaca. Ada tulisan di atasnya.

Piúmosso

sing us a song
you're the piano man
DISCRETION
sing us a song tonight

Itulah kotak musik saya yang mungil, dan sekarang terpajang di kamar saya. Membuat rak buku saya jadi tambah manis :)


















*yang mengganjal hati saya adalah urutan tuts nya yang aneh*

The Jacket

Liburan. Yah, akhirnya saya benar-benar jadi pengangguran. Dan semua kegiatan saya tidak jauh-jauh dari yang namanya novel dan facebook. Untungnya saya punya teman-teman yang bisa meminjamkan novelnya ke saya XP. love you all, friends :* (bletak!!)

---



Gara-gara jaket, Kharisma dijuluki si Dekil.

Gara-gara jaket, Kharisma meneukan sahabat sejatinya.

Gara-gara jaket, Kharisma punya kenangan yang menghubungkan dia dengan kedua orangtuanya yang telah meninggal.

Gara-gara jaket, Kharisma menemukan cinta.

Dan gara-gara jaket pulalah, Amira - musuh bebuyutan Kharisma - mau berjuang di antara hidup dan mati....

The Jacket, sebuah novel tentang persahabatan, cinta, dan harga diri. . .



Kamis, Juni 23, 2011

Piano di Kotak Kaca



Wajah Sheila berubah murung. "Bapak mau bilang karena saya anak pembunuh, kan? Saya punya sifat kejam dalam diri saya, makanya berkali-kali saya mendapat masalah."
"Kamu memilikibanyak sifat istimewa. Kamu perhatian pada orang lain, kamu ingin sekali terlibat secara emosional dengan manusia lain. Singkatnya, kamu sensitif dan peduli terhadap orang lain. Tapi orang-orang dengan sifat seperti ini punya kelemahan."
"Apa kelemahannya?"
"Jika orang lain kurang peduli terhadapnya, ia akan membenci orang itu."

Sebuah miniatur piano menjadi kenangan terakhir Sehila akan ibunya. Ibunya meninggal karena dibunuh ayahnya sendiri dan sang ayah dipenjara. Tinggal Sheila sebatang kara, tanpa kasih sayang orang tua di usianya yang masih belia.
Uluran tangan dari saudara angkat ayahnya ternyata membawa kepahitan lain. Sheila dijadikan pembantu di tempat tinggalnya yang barudan berulang kali dianiaya secara mental. Sikap keras gadis itu sering kali dikaitkan dengan latar belakangnya yang berayah pembunuh. Sheila merasa takut akan emosinya yang mudah sekali meledak sehingga menyerang orang-orang yang melukai harga dirinya.
Satu-satunya orang yang mengulurkan tangan tulus padanya hanyalah Bram, pria timpang yang memendam banyak kepahitan akibat kondisi fisiknya. Bisakah ikatan yang terjalin di antara mereka mengembalikan jiwa Sheila yang terluka dan merindukan ibunya?

---

Novel yang mengharukan. Saya sendiri tidak tega membaca kisah Sheila yang kok kayaknya malaang terus. =.= Trus, gimana sih ya rasanya mencintai orang yang umurnya lebih tua 20 tahun daripada kita? hmm..

Kamis, Juni 16, 2011

gerhana bulan

Teman-teman fb saya ribut bikin status tentang gerhana bulan yang katanya akan mulai pada jam 3 dini hari. Saya pun jadi tidak ingin ketinggalan. Apalagi menurut berita di tv, gerhana yang satu ini muncul 100 tahun sekali. Whiii

Tapi saya tidak menyiapkan apa-apa. Saya tidur jam setengah 10 malam dengan berbekal keyakinan akan bangun sekitar jam 3.

Tepat dugaan saya, saya terbangun tengah malam. Dan karena tidak sabar ingin liat jam dari hp, hp saya malah sempat terbanting dari tempat tidur hingga lepas batrai nya. =.=" Pukul 03.lewat sedikit. Yak! Saya langsung membangunkan king untuk menemani saya nonton gerhana.

Betapa kecewanya saya melihat cahaya bulan tinggal sabitnya doang :( Lama menunggu, cahaya bulan semakin hilang. Saya pikir gerhana bulan sudah berakhir.

Beberapa menit kemudian saya masuk ke rumah dan nyari-nyari info di mbah gugel. Lalu, saya sadar..Eng, gerhana bulan itu kan saat cahaya matahari ditutupi bumi kan yak? *trus kenapa mesti ada sabit-sabitnya?

30 menit kemudian saya kembali menengok keluar rumah. Bulannya berwarna hitam kemerahan. Apa ini yang dinamakan gerhana bulan? Saya tidak tau.

Dan sekarang, sudah jam 4, bulannya tambah gelap, semakin susah dilihat. Mungkin saya akan bertahan sampai pagi. Tapi saya tidak bisa terus-terusan berada di luar rumah untuk melototi bulan. Dingin... dan, gelaaap. Aarrgghh!! Ini malam kamiis!! *so what??* hal ini menyebabkan saya hanya bisa bolak-balik keluar rumah untuk melihat perkembangan bulan.

Semoga saja koran pagi ini akan memajang foto-foto gerhana bulan.

bye

Rabu, Juni 15, 2011

teh celup

Suatu ketika ada 3 vampir yang sedang nongkrong di warung vampir

Vampir1 : Bang gw pesen darah yang masih seger,
Vampir2 : gw pesen darah bayi,
Vampir3 : gw air putih aja bang.

Saat si abang mengantarkan pesanan mereka ber3, vampir1, dan vampir2 tertawa melihat vampir3 hanya memesan air putih, dan seketika vampir 3 mengeluarkan softex dari kantongnya dan berkata,




"Teh Celup Bro"

source : status temen fb

award yeah

yea yea yea, akhirnya saya dapat award lagi setelah sekian abad agak menelantarkan blog ini. hehe.. Award ini dari Mbak Sya, di blognya Sigulajawa blog. Tenkyu mbak! :)



eng, BATAVUSQU itu artine opo yo? ada yang tau? ;;)

Selasa, Juni 14, 2011

touché


touché

Selain kemampuan aneh yang bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain lewat sentuhan, Riska memiliki kehidupan normal layaknya siswi SMA biasa. Tapi semua berubah sejak kedatangan Pak Yunus, guru pengganti, dan perkenalannya dengan Indra yang dingin dan Dani si juara kelas.

Riska kemudian diberitahu bahwa dirinya adalah touché alias orang yang memiliki kemampuan melalui sentuhan, seperti halnya Indra, Dani, dan Pak Yunus sendiri. Seakan itu belum cukup mengejutkan, Pak Yunus diculik! Sebuah puisi kuno diduga merupakan kunci untuk menemukan keberadaan Pak Yunus.

Dengan segala kemampuan mereka, Riska, Dani, dan Indra pun berusaha memecahkan kode dalam puisi kuno tersebut dan menyelamatkan guru mereka.

Pengarang : Windhy Puspitadewi
Tebal : 208 hal
Harga : Rp 35.000 (di Kalsel : 38.500)
Terbit : Mei 2011


Untuk yang suka cerita detektif, saya sarankan anda untuk membaca novel ini. Cerita detektif dengan sedikit bumbu percintaan. Saya sendiri malah nekat merelakan diri begadang untuk melalap novel ini di tengah sibuknya ulangan kenaikan kelas, hehe..

Minggu, Juni 12, 2011

pengemis dan seorang remaja

pengemis : tolong nak, saya belum makan 3 hari,
remaja : wah pasti bapak laper banget ya..
pengemis : iya nak
remaja : bapak mau makan?
pengemis : iya nak, saya lapar sekali
remaja : kalo gitu bapak jalan ke ujung jalan sana, nanti mentok ada pertigaan, bapak pilih kanan, di situ ada yang jual nasi padang. enak deh pak. bapak pasti suka. udh dulu ya pak, saya ada urusan..
pengemis : ...

Jumat, Juni 10, 2011

He's Shaun the Sheep

"He's Shaun the Sheep, He's Shaun the Sheep, he doesn't miss a trick or ever lose a beat.."

Itu salah satu lagu kesukaan saya ; soundtrack-nya Shaun the Sheep, film animasi anak-anak yang menghadirkan boneka-boneka domba lilin asal Inggris yang sekarang tayang di MNC TV setiap pukul 18.30 WIB.


Awalnya saya tidak tau film macam apa ini. Tapi karena saat saya tidak bisa online dan menderita kurang kerjaan akut, jadilah saya menemani adik saya untuk nonton tv. Domba-domba yang cerdas itu langsung menarik hati saya. Terutama si Timmy yang kecil mungil imut dan masih ngemut empong itu.

Film ini dapat ditonton semua orang, dari bayi sampai lansia, dan dari kutub sampai khatulistiwa (lebay ah) karena pemain-pemainnnya berinteraksi dengan bahasa tubuh, embikan, dan gonggongan.


Karakter dalam film Shaun the Sheep adalah :

SHAUN
Shaun adalah pemimpin dari kawanan domba. Dia pintar, keren, dan selalu memiliki ide-ide yang kreatif berbeda dengan domba-domba yang lain yang terkadang oon. :D

SHIRLEY
Shirley
Shirley adalah sebuah mesin pemakan! Dia (perempuan) sangat besar sehingga dia sering terjebak (tertancap) dan membutuhkan domba lain untuk mendorong, menarik, bahkan meng'sling-shoot'nya agar keluar dari masalah.

BITZER
Bitzer
Seekor anjing petani yang setia, dan seekor teman baik bagi Shaun. Bitzer sering menderita sebagai anjing gembala, melakukan yang terbaik untuk membantu Shaun keluar dari masalah.


The Farmer
The Farmer
Menjalankan peternakan dengan Bitzer di sisinya, Petani benar-benar menyadari kepintaran manusia yang ada pada kawanan domba... atau kebodohan mereka!

TIMMY
Timmy
Dia mungkin memang bayi domba, tapi Timmy sering menjadi pusat segala masalah! Itulah sebabnya sebaiknya ibunya selalu ada untuk menjaganya.


THE FLOCK
The Flock
Sebuah keluarga besar yang berbahagia (jika agak tolol), domba-domba ini suka bermain dan membuat kerusakan bersama-sama, meskipun biasanya Shaun dan Bitzer yang memilah kekacauan yang dihasilkan.

THE PIGS
The Pigs
Ini 3 hama gemuk yang selalu memusuhi domba dan membuat mereka dalam kesulitan. Syukurlah Bitzer selalu berjaga-jaga!

PIDSLEY
Pidsley
Musuh Shaun, Pidsley, yang berkeinginan untuk menjadi penerima tunggal dari perhatian Petani. Dia cemburu dengan hubungan Petani dengan Bitzer, dan tidak menyukai domba, berpikir mereka bodoh dan ada dibawahnya.

--


let's sing :
He's Shaun the sheep, he's shaun the sheep,
He even mucks about with those who cannot bleat..
Keep it mind, he's one of a kind
oh.. life's a treat with Shaun the Sheep

He's Shaun the sheep, he's shaun the sheep,
He doesn't miss a trick or ever lose a beat..
Perhaps one day, you'll find a way
To.. come and meet with Shaun the sheep
Oh.. come and bleat with Shaun the sheep!

Rabu, Juni 08, 2011

I'm back

ehehehe.. Akhirnya sekarang saya sudah bisa menjamah dunia perbloggingan kembali setelah hampir SEBULAN saya tidak terhubung ke dunia maya (kecuali pesbuk). Kenapa? Soalnya pulsa modem saya yang 50ribu HABIS dalam waktu 2 hari karena LUPA dipaket. Apa daya hendak dikata saya tau diri untuk tidak meminta dibelikan pulsa lagi sampai bulan baru =3=

Uwokeh, ini postingan singkat mengingat minggu ini adalah minggu 'pembantaian otak', dan hari ini jadwalnya ada KIMIA!!. aaaargh saya biasa stress sendiri kalo denger kata KIMIA.

See you later, babay :)

Senin, Mei 02, 2011

Nonton SAW 6

Padahal niatnya ke rumah saya mau ngerjakan tugas sosiologi. Tapi setelah setengah jalan, kita semua bosan dan Kurnia Sandy ngajak nonton film dari flashdiskknya. Saya iya iya aja. Trus pas sudah diputar, dia baru bilang kalo itu tu film pembunuhan. Saya mulai ngomel dan berniat menyetop filmnya, tapi Fatimah juga ngomel katanya mau nonton film itu. Jadi Yasudahlah, saya pikir filmnya cuma pembuhunan yang biasa.

TERNYATA

Ini film SAW, yang kata seorang teman saya, film ini psikopat dan bisa membuat muntah kalo nontonnya sendiri. Kurnia, Rifqi, sama Tri suka nonton filmnya. Fatimah juga suka. Yuni yang tidak suka film itu tidur di samping laptop dan Nia malah cekikikan baca komik. Jadilah saya -yang sudah keburu penasaran dengan alur filmnya- sesak nafas melihat kematian-kematian korban Jigsaw.

Alat-alat pembunuhan di SAW ini tu keren, kayak permainan-permainan di timezone gitu, hihihi.. Tapi ini taruhannya nyawa =.="

Adik saya yang lewat di belakang laptop sengaja saya tutupin matanya dan saya gendong biar ga liat filmnya. Yah, daripada ntar pas malam-malam trus mati lampu trus kita berdua teriak bareng, kan gawat tuh (pernah kejadian soalnya).

--

Selera makan saya hilang. Tampaknya malam ini saya tidak akan makan malam. Semoga selera makan ini kembali datang besok.. =.="


Senin, April 25, 2011

kerupuk sanjai dari mbak MJ

Kerupuk Sanjai? ngawur.. wkwkwk.. Ini award ko, hehe.. (mbak MJ sih nyebut-nyebut kerupuk sanjai Xp)

ini dia.. hehe


Makasih ya, mbak ^^

Awardnya buat 15 orang pertama yang ngomen di postingan ini deh, hehehe *bingung soalnya mau kasih ke siapa aja)

Sekali lagi, makasih buat mbak MJ.. (btw, MJ itu kepanjangannya apa sih, mbak? penasaran..)

----------

Saya lagi seneng nyanyiin lagu-lagu di iklan sama temen-temen di skolah.. haha =.="

Biasanya yang paling sering tuh, tropicana slim
will you remember me the way, I remember you will you be the same, the last time I saw you, you are the sweetest everymoment with you.. is the sweetest one.. (dinyanyiin kaya orang orkestra)

Trusnya, iklan prenagen
you know I can't smile without you, I can't smile without you, I can't laugh and I can't sing.. I just can't smile without you.. (iki liriknya bikin ngasal, abis iklannya jarang ada d tv, xixixi)

Lalu kopiko
bila anda ngantuk, tak sempat ngopi.. ambil saja kopiko.. ambil saja kopiko..

trus iklan honda
one heart, one heart, terus melangkah bersama satu hati one heart one heart oo one heart

trus iklan so nice
el loco gonzales suka makan sosis so nice.. makan sosis so nice memang enak banyak gizi, mau sehat berprestasi~..

trus iklan as di baris pertama
hatiku tak lagi cenat-cenut tiap nelpon kamu

trus iklan scott emulsion
bermain melompat di udara.. scott emulsion, kutumbuh sehaaat

trus iklan WRPdiet
Hey live the city live the dream, you gotta work hard, you gotta slim smart.. work hard slim smart sure you can do.. baby let's live the dream

trus iklan mimi ultramik
aku lari kencang mama ketinggal, kuberayun tinggi mama takut.. asik main air lama-lamaaa.. gowes sepeda terus gowes main lagi main lagi..


yang pernah paling saya suka : iklan dancow
dari perut, turun ke kaki. dari perut, naik ke tangan! dari perut ke kepala dari perut ke semuanya.. lalala lalala lalala la la la la (biasanya dinyanyikan pake gaya-gaya nya.. :D)



Ada yang ingat lagu-lagu iklan lain? hehe.. lumayan lah penghilang bete pas lagi di skolah, apalagi nanyinya bareng-bareng sama makhluk dari x2.. he

--

ambil awardnya ya.. :D

Minggu, April 24, 2011

minggu kacau

Tadi malam, saya tidur di depan tv.. Saya bangun jam 8 pagi. Karena hari ini mau ada arisan di rumah, jadi king queen sudah sibuk ngoprak aprik rumah. Sedangkan adik saya yang umur 8 tahun sudah lenyap tak berbekas, jalan-jalan katanya.

Btw, hari ini queen ulang tahun.. Ma, Ulun sayang pian :*

Seperti biasanya, kalo di rumah mau ada acara apa, saya pasti kena omel karena kerjaan saya yang cuma malas-malasan. XD
Saya dipaksa-paksa mandi, dan saya masih ngeyel dan keukeuh ndonlot lagunya Barry Manilow - I can't smile without you.

Sampai sekitar jam 11, queen lari panik manggil king "mama tuh di depan, habis jatuh!", king langsung meninggalkan pelitur yang lagi di tangannya dan berlari ke depan rumah. Saya yang lagi main leptop langsung ikutan lari ke depan sambil mikir, 'mama' siapa? Dan akhirnya terjawablah pertanyaan saya, itu di depan ada embah sama bude sama ponakan saya yang masih umur setahun. Mbah langsung dipapah king ke dalam rumah, ke kamar.

Queen bilang "itu di telinga ada darahnya". ah pokoknya suasana panik deh waktu itu tu. Aku yang lumayan tau diri, nyabut colokan leptop trus nyimpen laptopnya dan bersiap siapa tau bantuanku dibutuhkan. Mbah sama bude tu katanya kecelakaan motor di tengah jalan pas dari rumahnya mau ke sini. Haduh.

Waktu queen nyuruh saya beli kapas, king juga nyuruh saya siap-siap mau ke rumah sakit. Yasud, saya pasang celana dan jaket. Sesuai instruksi king, saya ke rumah sakit duluan.

Setiba di rumah sakit, saya duduk di depan IGD.. Beberapa menit kemudian, king sama mbah datang. King sama mbah masuk ke IGD, trus masuk ruang bedah. Saya menunggu dari luar, soalnya kan biasanya gitu kalo di film-film (gubrakeddd.. yah, prinsip saya : daripada diusir dokternya mending keluar duluan). Dari pintu saya melihat kepala mbah disenter-senter gitu.

Lumayan lama saya menunggu, trus ada petugas yang manggil saya. Trus saya ditanya "namanya itu tadi siapa? umurnya?"
"itu siapa? bapaknya apa mbahnya?"
"mbahnyya"
"ngga tau.."
"loh, kamu siapa?"
"keluarganya, sih"

karena petugas itu tau bahwa tidak akan mendapat informasi apapun dari saya, diapun masuk ke ruang bedah dan menanyai king. Fhuaaah... Jujur saya memang tidak tau nama mbah saya sendiri =.=" king kan kalo nyebut mbah ya "mbah" gitu doang, halah.. Ini malunyaa =.="

Saya menunggu lagi di luar. Trus ada perawat yang cewek, "cucunya ya?", "iya", "kalo mau masuk, masuk aja de".. Jadi saya masuk ke ruang bedah. AC nya kenceng. King mijet-mijet kaki mbah sambil nenangin mbah. Trus, saya liat, rambut di belakang telinga kirinya mbah dicukur sedikit pake pisau kecil. Apaan tuh? Whaaa.. Bagian itu sobek, sekitar 4 cm, lebar, dalam, warnanya merah gelap. =.=". Telinganya mbah juga sobek kecil. Haduh haduh haduh.

Saya mencoba bertahan. Kepala mbah diletakkan di atas semacam nampan, trus lukanya dialiri semacam air mungkin. trus disuntik. Akhirnya, setelah beberapa menit, saya menyerah, saya keluar dari ruangan itu dan duduk di kursi. Perut saya mulas, nafas saya sesak. Mungkin saya bisa pingsan jika terus berada di ruangan itu.

Lama menunggu, saya bosan trus beli snack dan minuman. Jam 1 siang, king datang dan minta saya nemenin mbah, king mau beli semangka buat arisan di rumah.

Mbah sudah dipindahkan dari ruang bedah. Kepala mbah sudah diperban. Katanya lukanya dan telinganya dijahit. Saya duduk di kursi di samping tempat tidurnya mbah. Kita sama-sama diem, paling cuma ngomong sedikit tentang sekolah saya yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah sakit ini. Saya dan mbah memang jarang ngobrol, soalnya mbah cuma bisa bahasa Jawa. Mbah ngga ngerti bahasa Indonesia apalagi bahasa Banjar. Sedangkan saya ngga bisa bahasa jawa. Yah, untungnya saya sedikit-sedikit ngerti bahasa jawa semacam 'mboten', 'njaluk', 'nyilih', 'kalih', 'loro' dan sebagainya. Itu hasil tempaan anak-anak X2 (lambai-lambai ke Nia Sarinastiti, Yuni Widyati, dan Rifqi Hidayat).

Setelah sampai jam 2, berhubung mbah tidak mengalami keluhan yang lain, jadi kita pulang. Rumah saya sudah rame dengan pasukan sepupu saya yang dari Hulu Sungai Tengah. Ada Nini, Acil-acil dan paman saya. Mbah diungsikan ke kamar. Saya mandi.

Rahman, adik saya, masih belum pulang. Saya disuruh queen nyari Rahman di tempat temennya. Saya cari sambil sedikit keliling kelurahan, ngga ada. Yaudah saya pulang dan tidurr..

Kamar saya ada di sebelah ruang tengah. Jadinya, pas saya bangun, ruang tengah kok kedengaran sepi? Apa arisannya batal? yasud saya buka pintu kamar saya. Betapa kagetnya saya melihat orang-orang di sekitar pintu kamar saya yang lagi hening berdoa juga kaget. Cepat-cepat saya tutup pintu kamar saya. huffhh

Setelah arisan selesai, saya keluar kamar dan makan. Sudah jam 4 lewat. Adik saya belum pulang! Saya kembali diutus untuk mencari pangeran kecil itu. Saya keliling lagi, saya tanya sama orang yang ada di rumah temannya, katanya Rahman ngga ada. Saya pulang.

Beberapa menit kemudian, saya disuruh nyari lagi =.=" yah wajar sih, sepupu-sepupu saya kan belum ketemu Rahman, jadinya gimanaa gitu. Saya cari, cari, cari.. Tetap tidak ditemukan jejaknya. Saya mulai agak panik, itu bocah padahal kan belum makan siang, ko betah jalan-jalan. Saya membayangkan dia diculik, atau jangan-jangan terjadi apa-apa sama dia.

Karena tidak menemukan apa-apa, saya pulang lagi. Dia masih belum ada di rumah. Semuanya jadi bingung. Dan terakhir, saya disuruh mencari dengan memperluas daerah carian saya. Saya turuti saja. Saya cari ke warnet-warnet di kelurahan saya, nengok rumah pak erte, nengok rumah sewaan temennya Rahman, nengok TK yang dulu sering saya datangi, dan hasilnya NIHIL! Saya kembali kalut.

Sampai rumah, saya laporkan hasil carian saya ke queen "Ma, kadeda (nggaada).." Queen jawab "itu sudah pulang orangnya", jelas saja saya jengkel. "Mauk, uyuh taulah nyari pian tu! kemanakah bejalanan!" Muka Rahman sedikit pucat melihat saya begitu marahnya. Hahahaha

Dan setelah saya interogasi, ternyata dia main di warnet yang agak jauh dari rumah, nemenin temennya. Hergh, dasar bocah. Kecil-kecil gitu sudah berani main seharian, gimana kalo gede, main sehari semalam kali, gimana pas tua, ga pulang-pulang kali. HUH!

--

Ternyata mbah saya itu takut sama rumah sakit, sedangkan king dan saya takut sama darah, luka, suntikan, dan hal-hal yang seperti itu.. hweh =.=" barusan king curhat kalo beliau hampir pingsan nemenin mbah di ruang bedah. Apalagi saya malah kabur. wkwkwk.. piss, pa ^^v

Sabtu, April 23, 2011

kalut

aduh.. Ini malam minggu, tapi saya malah menderita sesak nafas, wajah panas, dan detak jantung yang terlalu keras. Bukan, saya tidak sedang sakit. Cuma lagi KALUT.

Bukan masalah besar sih, cuma masalah kecciill yang ti
dak bisa saya kontrol dengan baik, dan membuat diri saya sendiri menjadi seperti ini. Tenggorokan saya sudah siap berteriak, mata saya sudah siap melelehkan air mata, dan jari jemari saya sudah siap untuk nyakar-nyakar (mungkin ada yang berbaik hati mau minjemin mukanya untuk saya cakar? *gedubrak*).

Masalah ini begitu sepele padahal, tapi entah saya memang lagi labil atau bagaimana entah aduh bingung sendiri. haduh. bingung mau curhat ke siapa; mau sms sohib-sohib saya tapi provider lagi gangguan. Kemana lagi mau curhat kalo bukan ke bloggy tercinta? :* (tapi sering ditelantarkan *pletak!!*)

Oh ya, masalah ini juga berawal dari sebuah sms. Mungkin saya memang seperti anak kecil, mungkin orang yang mengirim saya sms itu bermaksud baik, tapi saya begitu sensitif dan berpikir macam-macam. Dan itu yang membuat saya marah-marah ga jelas, trus sakit hati sendiri, trus nyesek sendiri. Untung saya marah-marah nya cuma di status fb, yah semoga friend di fb saya tidak ngambek karena berandanya penuh dengan status ngomel-ngomel saya =.=" (gomeeeen). oke mungkin saya marah tanpa alasan. argh

Dan yah, sebaiknya saya memang jangan didekatkan ke sebuah benda yang bernama henpon.

Apa lagi? engh.. Malam minggu.. untuk jomblosepertisaya, komik memang jadi teman terbaik.. untung tadi siang saya sudah nyewa 4 biji komik. sedikit sih, tapi lumayan lah yang penting ada bahan hiburan. lupakan masalah tadi. lupakan masalah tadi.











Angel Hunt 1-4





haha.. puas deh saya ngeluh di blog kayak gini, di fb mah mana bisa buat ngeluh sepanjang ini *pletak!!*

btw, Beautiful Girl - Christian Bautista sudah menaklukkan telinga saya. Saya jatuh cinta lagi..
eng, ini daftar percintaan saya
Pacar : Juri (vokalis DELUHI)
selingkuhan 1 : Leda (gitaris DELUHI)
selingkuhan2 : Futoshi (vokalis AQUA TIMEZ)
selingkuhan 3 : Wuchun (gatau nih siapa, asal taiwan kalo ga salah, pemain film kalo gasalah)
selingkuhan 4 : Billy Gilman (penyanyi solo yang 10 tahun lalu suaranya emas banget)
selingkuhan 5 : Christian Bautista (siapa lagi penyanyi yang menyanyikan 'beautiful girl' cuma buat saya? *dikeroyok fans nya Bautista*)

hehe.. gaje yak =.=" ada yang mau jadi selingkuhan ke-6? ;;) *ditendang* *terdampar ke pulau hawaii* halah. hehe.. udah ah, tambah gaje. hehehehe (suasana hati saya sudah jauh lebih baik sekarang) hehe..

arigatoooooo!!! :D

Senin, April 18, 2011

BRISINGR

Saya kangen blog, tapi bingung mau nulis apa.. =3= Ya wis, apa saja yang bisa ditulis lah..

---

Sekarang saya sedang berusaha membaca novel BRISINGR karangan Christopher Paolini.


Ini sudah hari ke enam saya membaca, tapi baru sampai halaman 162 dari 846 halamn. Yah, mungkin saya tidak terlalu tertarik dengan novel peperangan macam ini. Apalagi, ini adalah buku ketiga dari 4 buku. Membuat semangat saya menyelesaikannya pudar parah. Tapi saya akan tetap berusaha sampai masa peminjaman novel ini habis - rabu ini.


Sejauh saya membaca buku ini, ada satu bab yang membuat saya bergidik tegang. Bab itu berjudul : Pengadilan Pisau Panjang.
Saya pikir, pengadilan pisau panjang itu semacam pertarungan adu pedang atau begitulah. Ternyata, pengadilan pisau panjang itu, dua pemimpin suku yang berhadapan dan menyayat lengannya sendiri secara bergantian. Siapa yang paling kuat menahan dan paling banyak sayatannya, itulah yang menang dan bisa memimpin suku dari pemimpin yang kalah . *hiii serem baca nya.. mungkin sebaiknya buku ini tidak dibaca anak kecil*

--

Saya sering dilema ; jika saya membaca sambil duduk, pundak dan pinggang saya cepat capek, tapi jika saya membaca sambil tiduran, mata dan tangan saya yang cepat capek. Haduh, jadi piye tho =.="

Dan sekarang saya menderita pusing-pusing. Apa gara-gara sering membaca buku sambil tiduran? Atau karena anemia? Jika saya kurang darah, apa saya perlu minum darah seperti vampire? *ngawur mode : on*

Kamis, April 14, 2011

1280 saya sembuh :')

Hp saya yang terakhir (nok 1280) rusak. Rusaknya itu terjadi saat saya baru pulang dari Jawa, di bandara. Entah kenapa jadi bisa rusak. Mungkinkah karena pengaruh pesawat? *ngawur* Bukan rusak besar memang, hanya saja hp nya jadi tidak bisa mengirim sms. Dan itu berarti besar bagi saya-yang-waktu-itu-sukanya-sms-an.

Saya sudah mengadu ke King. King nyuruh saya buat ngirim itu hp ke tempat dia dibeli, pake kartu garansi tapinya. Tapinya lagi, kartu garansinya hilang! =.=" Dan King rak gelem nyervis hp tanpa kartu garansi, 75 ribu sih (lumayan tuh bisa beli komik 4 biji, mungkin saya lebih memilih beli komik daripada nyervis hp :D).

Untuk sementara, saya memakai hp nok-1208 nya King yang keypad nya sudah bunting. Rasanya mau protes aja, ko dapet hp yg kayak gituan. Tapi toh, karena hp itu sering terbanting-banting jika berada di tangan saya, King jadi ogah mau beliin hp yang baru.

Selama hp saya rusak, saya belajar untuk hidup tanpa hp. Yah, efeknya lumayan. Kalo yang dulunya saya setiap menit selalu nengok hp, sekarang saya malah kadang lupa naroh hapi dimana. Kalo sekolah, kedua hp saya (hp yg rusak sama hp pinjeman dari king) tak tinggal aja. Saya bisa bertahan hidup tanpa pulsa selama seminggu - atau bahkan lebih jika males beli pulsa.

Lalu, hp saya bertambah parah. Yang awalnya tidak bisa mengirim sms, hp itu mulai ngambek kalo disuruh nelpon. Saya mencoba sabar.

Akhirnya, 3 hari yang lalu, saya mendapat ide. Hp itu saya kembalikan ke pengaturan awal. BERHASIL! huaaaahh... akhirnya setelah 3 bulan :') saya kembali dapat sms-an dengan 1280 saya :*

Jadi, apakah setelah hp saya sembuh, saya masih bisa hidup tanpa pulsa? Kita liat saja nanti.. hehehe





















--

Saya sudah 6 kali berganti hp. 3 kali karena rusak, dan 2 kali karena tercecer. Parah. Sebab itulah saya jadi sadar diri. Paling tidak, saya tidak minta (dan King juga tidak akan memberi) hp canggih berkamera bermusik-pleyer berkeypad-qwerty . Saya cuma minta hp yang bisa sms dan telpon, ada lampu senternya kalo bisa (senter ini benar-benar berharga bagi saya).

Sehubungan dengan hp-hp-yang-rusak-dan-hilang jika berada di tangan saya, King selalu menolak jika saya minta laptop. Tidak heran sih =.=" erh.. Bahkan sampai sekarang juga saya tidak punya flashdisk, setelah 2 flashdisk saya nasibnya adalah hilang dan rusak. aaarghh (tambahan : saya juga suka menghilangkan pulpen).

Jadi, ada yang punya tips agar saya tidak menjadi 'si penghilang dan perusak barang'?

--
p.s. :
saya libbuurr! ^^ ini benar-benar membahagiakan mengingat sekolah saya yang jarang memberi liburan jika tidak ada tanggal merah. Seminggu full! nyehehehehe..
Tapi, guru-guru juga sepertinya bahagia sekali karena berhasil membuat senyum kebebasan kami berkurang dengan tugas-tugas yang menumpuk. ergh..

Yaaa yang penting libur.. :) Kasur, I'm coming! ^^